DomaiNesia

Kamis, 15 Juli 2021

Jokowi: Penanam Modal Besar Dan Umkm-Koperasi Sama Mulianya

Presiden Jokowi di saat meninjau Rusun Pasar Rumput (YouTube Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi di saat meninjau Rusun Pasar Rumput (YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bukan cuma penanam modal besar yang sanggup melakukan investasi. Pemerintah menampilkan kanal setara untuk UMKM dan koperasi untuk menjadi investor.

"Saya ingin menggarisbawahi, investasi jangan cuma dilihat selaku penanam modal besar. Pemerintah juga menampilkan kanal setara terhadap kelompok UMKM dan koperasi. Investor berbasis UMKM dan koperasi sama mulianya dengan penanam modal besar, penanam modal asing," kata Jokowi, dalam program Investor Daily Summit 2021 secara virtual, Selasa (13/7/2021).

Menurutnya, UMKM dan koperasi juga sama seumpama penanam modal besar alasannya sama sama menampilkan lowongan pekerjaan dan juga berperan dalam meningkatkan perekonomian negara.

"Sama-sama menampilkan potensi kerja terhadap rakyat Indonesia. sama-sama berperan mengembangkan perekonomian bangsa," lanjut Jokowi.

Investasi sendiri, menurut Jokowi menjadi kunci utama dalam pemulihan ekonomi di keadaan pandemi COVID-19 di saat ini. Selain investasi, kemajuan ekonomi juga sanggup ditopang dengan mendorong industrialisasi, hilirisasi, investasi, dan meningkatkan ekspor.

"Struktur ekonomi kita yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi masyarakat, mesti perlahan kita alihkan menjadi ke produktif, adalah dengan mendorong industrialisasi, hilirisasi, investasi, dan meningkatkan ekspor. Terlebih dalam keadaan pandemi seumpama di saat ini, investasi ialah kunci utama dalam pemulihan dan akselerasi kemajuan ekonomi," kata Jokowi.

Sejalan dengan mendorong investasi, pemerintah disebut sudah melakukan penyederhanaan perizinan untuk pebisnis lewat system online single submission (OSS). Hal itu dilaksanakan juga untuk meningkatkan minat penanam modal utamanya dari dalam negeri.

"Penyederhanaan perizinan berupaya di sentra dan daerah, penerapan perizinan berupaya berbasis risiko, serta banyak sekali insentif yang lain dibutuhkan sanggup meningkatkan minat penanam modal utamanya dari dalam negeri. System online single submission (OSS), dalam rangka penyelenggaraan perizinan berupaya secara elektronik, cepat, dan efisien," ungkap Jokowi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Agar Investasi Tak Menyerupai 'Beli Kucing Dalam Karung', Ini Tipsnya

Foto: Getty Images/iStockphoto/Sitthiphong Jakarta - Jumlah penanam modal di Jawa Barat meningkat dalam bertahun-tahun terakhir. Sampai d...